catering semarang, catering di semarang

CATERING SEMARANG

Catering, catering semarang, catering di semarang, catering semarang murah, catering halal, catering halal semarang, nasi boks, nasi boks semarang, nasi box, nasi box semarang, nasi kotak, nasi kotak semarang, nasi box halal, nasi boks halal, nasi kotak halal, prasmanan halal, prasmanan semarang, catering perusahaan, catering kantor, catering industry, menu catering, aqiqah, akekah, katering, katering di semarang, katering semarang, alamat katering di semarang, daftar catering di semarang, daftar harga catering di semarang.

# 1

MIE KOPYOK

makanan khas semarang

Mie Kopyok Pak DhuwurLapak Mie Kopyok Pak Dhuwur

MIE KOPYOK

Mie kopyok atau biasa disebut Mie lontong memiliki asal nama dari kata ‘’kopyok’’ dalam bahasa Jawa yang berarti aduk. Mie kopyok kebanyakan dijajakan dengan gerobak keliling dari kampung-ke kampung.

Acap dibeberapa daerah, Mie kopyok menjadi masakan kegemaran dan salah satu yang paling dicari oleh penikmat kuliner. Apalagi jika Anda pernah mampir ke Kota Semarang. Salah satu yang khas dari Kota Lunpia adalah Mie kopyok Pak Dhuwur.

Mie kopyok Pak Dhuwur adalah salah satu makanan khas Semarang yang cukup terkenal. Berada di pinggiran Jl Tanjung Semarang, Pak Sumardi (59) dengan setia melayani pembeli yang berdatangan dari pukul 08.00-16.00 WIB setiap hari. Di sana hanya menawarkan satu-satunya hidangan khas warung, apalagi kalau bukan Mie kopyok.

Saat menyantapnya, kacang cincang disambal pedas sesekali terasa di lidah menambah rasa gurih Mie kopyok Pak Dhuwur ini. Rasa sambal pedas menambah cita rasa istimewanya. Gurih, manis dengan siraman kuah bawang yang terasa segar. ‘’Sambal cabainya dicampur dengan kacang dan kuah bawangnya yang khas membuat rasa Mie kopyok menjadi sedap,’’ ujar Sumadi, sang adik yang menggantikan usaha Harso (70) alias Pak Dhuwur yang berusia hampir setengah abad siang itu.

Warung tenda Mie lontong Pak Dhuwur yang lebih populer dengan sebutan Mie kopyok Pak Dhuwur ini bisa dinikmati cukup dengan Rp 7 ribu saja per porsi.  Walaupun berjualan di sebuah tenda, Mie kopyok Pak Dhuwur yang bisa dikatakan salah satu dari segelintir makanan khas Semarang yang masih bertahan ini tidak sepi dari pembeli. Bahkan, pada jam-jam tertentu, untuk menyantap seporsi Mie, ada yang rela antre di luar tenda.

Nah, nama warung ini pun punya cerita unik. Disebut Mie kopyok karena cara meraciknya, ‘’kopyok’’ atau ‘’aduk’’. Proses memasak tauge dan Mie kuning diaduk (dikopyok-kopyok kalau kata orang Jawa) dalam air panas. Sedangkan nama Pak Dhuwur berasal dari tubuh Harso sang peMielik lama warung yang tinggi sehingga sering disebut Pak Dhuwur.

Sepintas Mie kopyok Semarang ini Mierip tahu kupat atau lontong balap Surabaya atau tauge goreng ala Bogor. Bahan dasarnya irisan lontong, Mie kuning, tauge, irisan tahu goreng dengan topping irisan seledri, bawang merah goreng, dan kerupuk karak atau gendar yang diremas dengan bumbu kuah bawang putih yang meresap.

Mie kopyok Pak Dhuwur selain dapat dijumpai di Jl. Tanjung Semrang, juga bisa dijumpai di Pujasera 10 Jl Kyai Saleh Semarang dan cabang Jakarta, tepatnya di Jl Dr Sumarno-Sentra Primer (depan Kantor Walikota Jakarta Timur). Selamat mencoba, dan buktikan cita rasa setengah abad dari Mie kopyok legendaris Semarang satu ini.

Incoming search terms:

  • resep mie kopyok semarang
  • resep mie kopyok
  • resep mie kopyok khas semarang
  • cara membuat mie kopyok
  • resep mi kopyok
  • mie kopyok semarang
  • mie kopyok
  • resep mi kopyok semarang
  • resep mie lontong semarang
  • resep mie kopyok pak dhuwur

1 Komentar (+ingin menambahkan?)

  1. ramadhan
    06 Feb 2012 @ 13:56:31

    Emang Semarang gudangnya “Mie Kopyok”bisa jadi landmark kuliner semarangan setelah bandeng presto.

    Reply

Leave a Reply

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin