catering semarang, catering di semarang

CATERING SEMARANG

Catering, catering semarang, catering di semarang, catering semarang murah, catering halal, catering halal semarang, nasi boks, nasi boks semarang, nasi box, nasi box semarang, nasi kotak, nasi kotak semarang, nasi box halal, nasi boks halal, nasi kotak halal, prasmanan halal, prasmanan semarang, catering perusahaan, catering kantor, catering industry, menu catering, aqiqah, akekah, katering, katering di semarang, katering semarang, alamat katering di semarang, daftar catering di semarang, daftar harga catering di semarang.

# 1

KACANG GRIS

Kacang gris 150x150 KACANG GRIS

Kacang Gris

KACANG GRIS

Kacang gris merupakan nama lain dari kacang sangan yang dapat ditemui di kawasan Jl Pemuda Semarang. Nama kacang gris sendiri adalah nama pemberian dari warga Semarang. Sejarahnya dulu banyak lapak kaki lima yang menjual penganan satu ini sebagai camilan bagi pengunjung Gedung Bioskop Gris -yang kini gedung itu sudah dirubuhkan dan digantikan dengan pusat perbelanjaan. Namun nama kacang gris sudah membumi dan menjadi brand dari kacang sangan yang dijajakan hingga saat ini.

Kacang gris seperti nama aslinya merupakan penganan berbahan dasar kacang tanah yang sudah dikupas kemudian diolah dengan beberapa tahapan kemudian digoreng dengan cara disangan atau digoreng tanpa menggunakan minyak. Pengolahan kacang gris ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan agar kacang yang dihasilkan terasa gurih. Tahap pertama sebelum disangan, kacang yang sudah dikupas dari kulitnya kemudian dibersihkan lebih dulu lalu direndam di bak air hingga cangkang kacang bersih. Tahap selanjutnya, kacang yang sudah bersih kemudian direndam dengan air garam selama 12 jam.

Setelah proses pembersihan dan perendaman, kemudian kacang ditiriskan agar airnya berkurang hingga benar-benar kering. Setelah kering, kacang kemudian digoreng sangan dengan menggunakan pasir. Dengan proses yang masih tradisional ini cita rasa kacang gris banyak dicari wisatawan sebagai oleh-oleh.

Walaupun gedung bioskop yang dijadikan tempat berjualan para pedagang sudah tidak aktif dan sudah digantikan dengan bangunan baru, masih ada diantara mereka yang masih setia berjualan. Salah satunya adalah Juned yang kini berjualan tepat di depan seberang jalan Mal Paragon Semarang. ‘’Kacang gris masih diminati karena gurih dan bisa bertahan tiga bulan karena tanpa bahan pengawet,’’ ungkap pria yang setiap hari membuka usahanya dari jam 16.30-21.00 ini.

Selain lapak kaki lima milik Juned yang menjual kacang gris, juga dapat ditemui di pinggiran jalan depan jalan masuk kampung Bedagan yang masih dalam satu kawasan Jl Pemuda Semarang. Kualitas kacang gris yang diproses secara tradisional tak kalah dengan kacang buatan pabrik dan masih diminati sebagai oleh-oleh khas Semarang.

Incoming search terms:

  • masakan timur tengah di semarang
  • masakan timur tengah halal di semarang

WARTEG SEDERHANA

Warteg Sederhana

WARTEG SISINGAMANGARAJA 2 150x150 WARTEG SEDERHANA

Warteg Sederhana

Warteg Sederhana merupakan warung yang menjual beberapa macam menu masakan rumahan dan tradisional yang dikenal serba murah dan lengkap. Nama warteg atau warung tegal melekat pada masyarakat Tegal karena sudah menjadi asal daerah komoditas bisnis kuliner sebagian besar masyarakatnya yang mengadu nasib ke kota-kota besar. Mereka berbisnis kuliner tak jauh dari konsep dagang berbentuk warteg. Namun kini juga banyak ditemui orang ‘’non-Tegal’’ yang berjualan dengan konsep serupa. Tak jarang warteg disebut juga tempat makan rakyat karena pembeli bebas memilih apa yang ingin dimakan.

 Warteg yang menjamur di beberapa kota di Pulau Jawa, menjadi salah satu tujuan alternatif masyarakat asli maupun pendatang untuk mengisi perut karena masakannya komplet dan kebanyakan buka dua puluh empat jam. Warteg sederhana salah satunya yang bahkan menjadi salalh satu ikon kuliner semarang

Menu masakan yang ditawarkan dalam konsep Warteg Sederhana beragam. Menu-menunya antara lain ada daging sapi, daging ayam, ikan, cumi, udang, tempe, tahu, dan telur. Menu-menu tersebut disajikan dalam berbagai bentuk olahan seperti digoreng biasa, disate goreng, digoreng tepung, dibalado, disemur, disrundeng atau dipesmol. Tersedi juga lauk peyek dan kerupuk. Untuk sayuran terdapat beberapa variasi seperti sayur pare, capcay, acar, kangkung, kacang, tauge, sup ayam, jamur, dan semur. Untuk minumnya tersedia berbagai macam minuman, dari teh manis, kopi, hingga aneka jus buah segar maupun instan.

Kini konsep warteg tak hanya menjadi komoditas bisnis kuliner orang asal Tegal saja. Mengikuti kisah sukses warteg-warteg yang sudah ada, di Semarang terdapat warung makan yang menjadi favorit bagi masyarakat Semarang bertahun-tahun lamanya. Warung makan itu adalah Warteg  Sederhana Sisingamangaraja yang didirintis Bu Sukardi (52) sejak tahun 1983 yang masyarakat sekitar lebih akrab menyebutnya Warteg Sederhana Sisingamangaraja.

Bu Sukardi yang asli Semarang ini awalnya menjajakan masakan-masakan rumahan berupa  nasi rames dan olahan sayuran lain dengan lauk daging, ikan, tempe, dan tahu. Seiring berjalannya waktu, selain menjual masakan rumahan yang lengkap juga tersedia juga nasi pecel, soto ayam, nasi koyor, dan nasi rawon dengan masih mempertahankan konsep warteg.

Bertempat di Jl Sisingamangaraja No 202 Semarang, yang merupakan kawasan perkantoran dan perhotelan Warteg Sederhana Sisingamangaraja menjadi favorit orang saat ingin mencari makan siang. ‘’Dari tahun 1983 sampai tahun 2005 bentuknya masih berupa warung tenda biru di samping kantor pos dan sempat pindah di samping pintu masuk lapangan golf. Walaupun begitu, yang datang orang-orang kantoran dan orang dari luar kota yang nginep di Semarang. Baru pada tahun 2005 pindah ke tempat ini (warung makan permanen),’’ kata Bu Sukardi.

Di Warteg Sederhana Sisingamangaraja ada beberapa masakan yang menjadi favorit pengunjung yaitu, rawon, nasi koyor, dan nasi cumi. Namun yang paling favorit kata Bu Sukardi adalah rawon. ‘’Rawon disajikan denagan dua cara, bisa dicampur dengan nasi sekaligus atau dipisah. Kelezatan rawon disini terletakpada kaldunya yang berbahan dasar kluwek’’.

Anda yang ingin mencicipi semangkung rawon di Warteg Sederhana Sisingamangaraja ini bisa membelinya dengan harga Rp 13.000 per porsi dan jika dengan nasi tambah Rp 2.000. Menyantap rawon terasa kurang afdol jika tanpa telur asin yang harganya Rp. 2.000 per butir. Selain rawon, juga ada nasi cumi dengan harga Rp 18.000, nasi koyor dengan harga Rp 13.000, dan tentu saja nasi rames sesuai selera dengan harga Rp. 5.000-Rp 9.000, sesuai lauk dan sayur yang dipesan.

tagged as catering semarang, katering semarang, catering semarang nasi boks, catering semarang dan oleh-oleh, catering semarang murah, catering semarang halal, catering semarang lezat, catering semarang enak, catering semarang maknyus, catering semarang halal, catering semarang on line, catering semarang harga warteg, catering semarang istimewa

Incoming search terms:

  • resep masakan warteg
  • menu warteg
  • menu makanan warteg
  • resep masakan rumahan sederhana
  • menu masakan warteg
  • resep menu warteg
  • menu warung tegal
  • resep masakan warung tegal
  • resep masakan sederhana dan murah
  • resep makanan warteg

ES DAWET DURIAN

ES DAWET DURIAN

dawet durian 3 150x150 ES DAWET DURIAN

Es Dawet Durian

dawet durian 4 150x150 ES DAWET DURIAN

Es Dawet Durian

dawet durian 150x150 ES DAWET DURIAN

Dawet durian

Es dawet durian merupakan kudapan yang berisikan cendol, tape ketan, buah nangka, durian, serta dilengkapi gula aren dan es serut bersantan. Dawet yang satu ini berbeda dengan dawet yang lain semisal dawet ayu Banjarnegara atau dawet ireng asal Purworejo. Yang memberikan cita rasa berbeda dibanding dengan dawet-dawet lainnya tentu saja karena buah durian yang menjadi sajian isi utamanya.

Es dawet durian adalah kuliner khas asal Jepara yang dikenal dengan nama asli dawet durian montong. Tak hanya di Jepara kuliner satu ini dijajakan dan digemari. Di Semarang es dawet durian juga salah satu kuliner semarang yang acap dicari para wisatawan saat berkunjung ke Semarang. Apalagi saat cuaca terik di siang hari untuk melepas dahaga.

Yang menjadi ciri khas dawet durian ini adalah cendol putih yang terbuat dari tepung kanji, santan kelapa, tape ketan, durian, dan buah nangka. ‘’Dawet di sini gulanya lebih kental dan manis dibanding dengan dawet lain. Santannya pun lebih kental dan gurih. Gula yang dipakai adalah gula aren dengan kualitas terbaik yang diambil langsung dari Kebumen,’’ papar Amad Khoiludin (29) yang sudah berjualan dawet durian di samping Gereja Blenduk sejak tahun 2009 lalu.

Hanya dengan merogoh kocek Rp 17.000, Anda sudah bisa menikmati rasa dawet dalam porsi komplet. Bagi yang tidak suka minuman berlemak tanpa buah durian, cukup dengan Rp. 7.000 Anda sudah bisa menikmati satu porsi dawet biasa. Amad beserta seorang temannya berjualan setiap hari dari pukul 09.00-17.30 WIB.

Menikmati semangkuk es durian di bawah rimbunnya pohon di taman lokasi wisata Gereja Blenduk Kota Lama Semarang mungkin itu salah satu alasan mengapa kuliner semarang yang satu ini digemari. Selain suasana yang asri di sana Anda juga akan dimanjakan dengan perpadauan rasa dari dawet, nangka, tape ketan, dan durian, santan dan gula aren yang manis di lidah dari semangkuk es dawet durian ini.

Tak hanya di kawasan Kota Lama Semarang saja kudapan satu ini bisa dicari. Anda juga bisa menemukannya di beberapa tempat di Semarang. Diantaranya, ada es dawet durian di Kampung Kali atau di depan SMA Theresiana Jalan Mayjend Sutoyo. Dawet yang sama juga bisa Anda dapat di Jalan Singosari Raya atau depan RS Roemani Semarang. Gerobak yang menjajakan es dawet durian montong ini sudah populer bahkan melegenda bagi masyarakat Semarang. ‘’Banyak artis yang pernah mencicipi es dawet durian ini. Seperti Ade Rai, Dian Vega, dan Didi Petet,’’ ujar Amad sambil memperlihatkan foto bersama para artis ibu kota yang ada di ponsel miliknya.

Incoming search terms:

  • es dawet
  • dawet
  • es dawet durian semarang
  • es dawet durian
  • resep es dawet
  • dawet durian
  • resep dawet semarang
  • KULINER DI SEMARANG
  • gerobakesdawet
  • resep kuliner semarang

GULAI BUSTAMAN

Gulai Bustaman 150x150 GULAI BUSTAMAN

Gulai Bustaman

GULAI BUSTAMAN

Gulai  Bustaman adalah masakan berbahan baku kepala kambing ditambah racikan bumbu rempah-rempah dengan perpaduan kaldu yang menciptakan cita rasa gurih untuk kuahnya. Namun yang menjadi khas,  tak semua bagian daging kambing cocok dijadikan sebagai bahan baku. Hanya bagian-bagian kepala seperti lidah, telinga,dan bagian-bagian lainnya yang dimasak.

Gulai Bustaman biasanya disajikan dengan dua cara yaitu kuah langsung disajikan bersama daging kambing atau dipisah. Untuk pendampingnya biasa disediakan lalapan atau sayuran seperti tomat dan daul kol untuk mengimbangi kadar lemak tinggi yang ada dalam gulai.

 Cita rasa racikan rempah pada kuah gulai bustaman adalah yang membedakan dengan masakan-masakan lainnya. Gulai Bustaman memiliki ciri khas tersendiri yaitu biasanya disajikan dalam selera pedas. Cita rasa sepeti itu bisa Anda nikmati dari sajian gulai Bustaman ada di beberapa tempat di Semarang. Salah satunya bisa Anda jumpai di kawasan Kota Lama, Semarang yang biasa buka dari jam 10.00-20.00 WIB.

Sepiring gulai dari warung makan Gulai Bustaman punya ciri khas tersendiri. Kuahnya yang pedas berasal dari racikan rempah-rempah khas daerah Timur Tengah seperti kapulaga dan adas yang diperkaya oleh bawang putih, kemiri, serai, bawang merah, gula jawa, dan daun karakele. Rasa gurih yang ada dalam gulai Bustaman berasal dari taburan bubuk kelapa. Rasanya makin nikmat jika kuah tersebut dituangkan pada daging kambing yang sudah dipotong kecil-kecil yang ada di atas piring. Untuk menikmatinya ada bisa merogoh kocek sebesar Rp 20.000 per porsi.

Ciri khas pedas yang ada di gulai Bustaman menjadi ciri khas daerah asalnya yaitu di Kampung Pekojan, Semarang yang kental dengan nuansa Timur Tengah dalam keseharian maupun masakan. Nama Gulai Bustaman berasal dari nama Kampung Bustaman di kawasan Jl MT Haryono Semarang yang merupakan pemasok daging kambing yang digunakan sebagai bahan dasar gulai yang sudah ada sejak zaman kolonial. Maka lahirlah istilah Gulai Bustaman di beberapa tempat di Semarang.

 Banyak tempat pedagang gulai yang menamai warung mereka dengan nama Gulai Bustaman karena tidak ada aturan nama itu adalah hak cipta milik satu orang saja. Bahkan banyak para pedagang sate, gulai, ataupun olahan kambing lainnya yang datang dari berbagai daerah membeli pasokan daging sebagai bahan baku masakan di Bustaman.

 Warung Gulai Busataman saat ini sudah menjadi bagian dari kuliner semarang, yang bisa ditemui di depan Gereja Blenduk Kota Lama Semarang, juga bisa dijumpai di depan Kantor Pos BNI Bubakan, di samping Kantor Dipenda dan Kantor Pos Besar Kota Lama Semarang. Tak hanya itu, Gulai Bustaman juga ada di Jl MT Haryono, Pasar Kartini, dan Pasar Langgar.

Incoming search terms:

  • resep gule bustaman
  • resep gulai kambing bustaman

Soto Bangkong

Soto Mbangkong 2 150x150 Soto BangkongSoto Bangkong

 

Soto bangkong, mendengar namanya terasa unik. Dinamakan Soto bangkong karena letaknya di daerah Bangkong itulah orang Semarang menyebutnya dengan sebutan “Soto bangkong”.

Tidak susah menemukan lokasi warung soto bangkong itu. Papan nama berukuran besar bertuliskan “Soto Ayam Bangkong Samping Kantor Pos Bangkong” terlihat jelas seperlemparan batu dari perempatan Bangkong, sekitar 1,5 kilometer ke timur dari arah Simpang Lima,Semarang. Tepat disamping papan nama tersebut Pak Sholeh Soekarno (96) dan keluarganya berjualan soto.

 

Soto bangkong  telah berdiri sejak tahun 1950 itu, berawal dari perjuangan selama sepuluh tahun lebih Pak Sholeh berjualan soto pikul. Sejauh sekitar limakilometer, dari Pasar Langgar hingga Pasar Peterongan pulang-pergi, Pak Sholeh kala itu berjalan kaki memikul angkring bambunya. “Saya berjualan berangkat dari rumah mikul soto mulai jam 7 pagi hingga jam 5 sore, paling ramai di samping kantor pos ini, sejak dulu.” Sudah lebih dari 60 tahun Pak Sholeh merintis usaha warung soto miliknya itu sampai sekarang.

 

Wajahnya selalu penuh senyum. Lihat juga penampilannya. Memakai peci hitam, kemeja lengan pendek, celana panjang bercelemek seperti seorang cheef dengan sabuk melingkar diperut yang selalu menjadi ciri khas bapak lima anak itu. Walaupun telah lanjut usia Pak Soleh dengan dibantu beberapa karyawannya tetap setia menjalankan usahanya. Bahkan, telah membuka warung cabang. Selain beberapa cabang di dalam kota juga hingga cabang di Jakarta dan Bandung. “Ya, kalau kesel, saya istirahat. Sekarang wis tuwo, cepet kesel,” katanya dengan senyum.

 

Makanan yang disajikan di warung Soto bangkong ini utamanya adalah soto ayam. Soto bangkong yang disajikan sekilas terlihat sama dengan soto-soto ditempat lain tapi jika dirasakan yang menentukan perbedaan dan kelezatannya adalah rasa kuahnya yang gurih. Walaupun begitu, menurut Pak Sholeh yang terpenting adalah rasa suka dan cocok yang menjadikan pelangganya mau datang lagi. “Sejak dulu tidak ada resep khusus atau resep rahasia, bumbunya sama dengan soto yang lain. Yang penting bumbunya pas dan pembeli jadi kangen datang lagi. Ibaratnya, warung ini pohon, kalau dirawat dikasih pupuk yang baik pasti akan berkembang”.

 

Selain soto bangkong  ada juga ayam goreng dan garang asem sebagai menu pilihan lain. Namun pelanggan biasanya datang, kebanyakan tentu saja untuk menyantap soto bangkong  atau soto ayam  seharga Rp. 8.000 per porsi itu. Sebagai pendamping makan soto, disediakan sate ayam, sate kerang, sate telor,tempe, perkedel dan berbagai variasi minuman panas dan dingin.

 

Dirintis dari etalase kecil dengan menjual lauk ibarat hanya sebanyak tiga ayam, tiga telur, dan tiga ikan yang pelanggannya dulu hanya pegawai dan karyawan kantor. Kini, pelangggannya cukup beragam, termasuk pejabat kota, pejabat provinsi hingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla pada beberapa tahun yang lalu pernah datang berkunjung untuk mencicipi kuliner legendaris ini.

Incoming search terms:

  • kuliner semarang
  • resep soto bangkong
  • resep soto bangkong semarang
  • Resep Soto semarang
  • oleh oleh khas semarang
  • resep soto ayam bangkong semarang
  • resep soto ayam bangkong
  • cara membuat kemasan nasi unik
  • soto ayam bangkong Cabang bandung

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin